SAMBUTAN DIREKTUR PUSAT PENELITIAN TEH DAN KINA


Tanggal Post : 04 Jan 2016 02:47 Wib | Di Post Oleh : Administrator | Di Baca : 1864


Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) didirikan pada tanggal 10 Januari 1973, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 14/Kpts/Um/1973 dengan nama pada saat didirikan adalah Balai Penelitian Teh dan Kina (BPTK). Mandat BPTK adalah melaksanakan kegiatan penelitian komoditi teh dan kina. Sebelum BPTK didirikan, kegiatan penelitian komoditi teh dilakukan oleh Balai Penelitian Perkebunan Bogor, sedangkan untuk komoditi kina dilakukan oleh Pusat Penelitian Budidaya Kina Tjinjiruan.

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 823/Kpts/KB/110/11/1989, tanggal 30 November 1989, pengelolaan BPTK dialihkan dari Badan Litbang Pertanian kepada Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I), dan nama BPTK diubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Gambung (Puslitbun Gambung). Sesuai Ketetapan Rapat Anggota AP3I Nomor: 06/RA/VII/92, tanggal 25 Juli 1992 yang telah disetujui oleh Menteri Pertanian, sesuai Surat Menteri Pertanian Nomor: OT.210/552/Mentan/XII/92, nama Puslit Perkebunan Gambung diubah menjadi Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) sampai dengan sekarang.

Kompetensi PPTK dalam kegiatan riset dan pengembangan terus ditingkatkan seiring dengan besarnya tantangan dan tingginya peluang. Sertifikasi dan penghargaan telah kami raih seperti KAN dan KNAPPP. Pada tahun 2015, PPTK ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) dan pada tahun 2017, PPTK diharapkan dapat bertransformasi menjadi Science Techno Park (STP). Dengan ditetapkannya sebagai PUI dan STP hal ini dapat dijadikan landasan kuat bagi PPTK untuk meningkatkan kinerja dalam mencapai kemandirian secara finansial dan berkontribusi lebih tinggi bagi Indonesia.

Berbagai produk dan teknologi telah dihasilkan dan banyak diantaranya sudah digunakan oleh industri pertehan di Indonesia, seperti klon seri GMB 1-11. Dari sisi jasa pelayanan, PPTK menyediakan jasa analisis laboratorium, jasa rekomendasi pemupukan, konsultasi, studi kelayakan kebun, komersialisasi produk hasil penelitian, pendampingan dan pengawalan teknologi dan lain-lain secara cepat, tepat dan handal. Selain itu, PPTK membuka diri untuk melakukan pelatihan dan bantuan teknis sesuai dengan kebutuhan stakeholder.

PPTK memiliki Pabrik Teh Hijau Gambung yang baru saja diresmikan pada tanggal 3 April 2017. Pabrik berkapasitas 25 ton per hari ini merupakan unit usaha baru PPTK. Pabrik Teh Hijau Gambung akan menampung pucuk teh yang berasal dari Kebun Percobaan PPTK. Nantinya Pabrik ini akan ditargetkan mendapatkan berbagai sertifikasi sehingga produk teh hijau yang dihasilkan merupakan produk yang aman dan berkualitas bagi konsumen.

Dalam hal diseminasi penelitian, di tahun 2017 PPTK akan menyelenggarakan Bali International Tea Conference 2017 (BITC 2017) dengan tema The Future of Tea Towards The Dynamic of Changing World pada tanggal 18-20 Oktober 2017 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDC). Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara World Plantation Conference & Exhibition (WPLACE-2017) dari PT. RPN yang merupakan induk perusahaan PPTK.

Terima kasih atas kunjungan ke website kami. Kami berharap website ini dapat digunakan untuk menggali informasi tentang produk dan teknologi hasil karya peneliti PPTK serta artikel tentang riset teh dan kina. Komunikasi lanjutan dan kerjasama saling menguntungkan kami harapkan dapat terjalin untuk kepentingan semua pihak.