Teh hijau sangat menjanjikan untuk mengatasi permasalahan jerawat

Penulis : Iqbal Prawira


Tanggal Posting : 14 Jun 2016 08:00 Wib | Dibaca : 1016 | Kategori : Artikel


Keberadaan jerawat pada wajah khususnya bagi perempuan sangatlah mengganggu. Hal ini berakibat berkurangnya rasa percaya diri. Tidak jarang, perempuan harus mengalokasikan uang berlebih untuk memperoleh wajah bebas jerawat dan berseri. Timbulnya jerawat pada wajah disebabkan berbagai faktor seperti : peningkatan produksi sebum (zat berminyak yang terutama terdiri dari lemak, keratin, dan bahan seluler) yang diproduksi oleh kelenjar sebasea di kulit; perubahan keratinisasi dari keratinosit folikuler; aktivitas bakteri Propionibacterium acnes (P. Acnes); dan inflamasi pada kulit wajah.

Penelitian klinis yang dilakukan oleh oleh Po-Hsuan Lu dari Institute of Traditional Medicine, School of Medicine, National Yang-Ming University, Taiwan, menggunakan ekstrak teh hijau (GTE) decafein untuk menetahui peranan teh hijau dalam menghambat jerawat di wajah. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 80 pasien perempuan, dengan kisaran usia 25-45 tahun, yang terdidagnosi memiliki jerawat dengan level sedang hingga parah. Para pasien diberi dosis sebanyak 500 mg ekstak teh hijau (GTE) decafein yang dimasukkkan dalam kapsul. Penelitian tersebut dilakukan secara double blind, menggunakan kontrol placebo dan dilakukan secara acak. Pasien diminta untuk mengkonsumsi 1 capsul setelah 30 menit makan sebanyak tiga kali sehari.

Hasil penelitian menunjukan ekstrak teh hijau (GTE) decafein berperan sangat signifikan terhadap pengurangan jumlah lesi dihidung, periorally dermatis dan dagu diantara 2 kelompok perlakuan. Lesi merupakan istilah kedokteran untuk merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh. Hal ini dapat terjadi karena proses beberapa penyakit seperti trauma fisik, kimiawi, dan elektris; infeksi, masalah metabolisme, dan otoimun. Penelitian tersebut juga memberikan catatan penting bahwa Epigalocatecin-3 galat (EGCG), yang merupakan komponen utama dalam teh hijau, memiliki aktivitas sebagai anti inflasi, anti bakteri dan anti karsinogenik sehingga memberikan manfaat bagi perempuan dengan "post adolescent acne". Po-Hsuan Lu dan Chung Hua Hsu juga menambahkan bahwa dalam penelitian mereka tersebut juga ditemukan penurunan level total kolesterol yang signifikan.

Lu, P. H., & Hsu, C. H. (2016). Does supplementation with green tea extract improve acne in post-adolescent women? A randomized, double-blind, and placebo-controlled clinical trial. Complementary Therapies in Medicine, 25(145), 159–163. doi:10.1016/j.ctim.2016.03.004

 


Post Terkait

  • Teh dan Kesehatan Wanita

    Tanggal : 30 May 2017 09:03:34 Wib

    Mengingat osteoporosis merupakan penyakit yang cukup dominan pada kaum wanita yang tidak bukan adalah mayoritas penghuni bumi ini, maka penelitian-penelitian yang mengarah pada penghambatan penyakit ini dinilai sangat bermanfaat. Berdasarkan data analisis beberapa penelitian penyerapan tulang pada hewan percobaan, teh secara gemilang berhasil mengurangi tingginya penyerapan penyebab kehilangan massa tulang yang berlebihan. Studi epdemiologi pada populasi manusia mendukung hasil riset pada hewan coba diatas. Diakui dalam penelitian ini, teh telah teridentifikasi oleh Mediterranean Osteoporosis Study sebagai faktor pelindung yang sangat potensial terhadap osteoporosis.


  • Jepang Kembali ke Teh Hitam

    Tanggal : 14 Jul 2016 08:11:27 Wib

    Ketenaran Jepang sebagai produsen utama teh hijua dunia sudah tidak diragukan lagi keabsahannya. Namun perlahan tapi pasti, predikat itu sudah mulai luntur. Tidak kurang dari 200 produsen teh hijau kini mulai meninggalkan teh hijau dan beralih ke teh hitam. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tulisan ini akan mengulas secara singkat alasan mengapa mereka mulai berbondong-bondong mengolah teh hitam yang mereka yakini mampu memberikan manfaat lebih bagi kesehatan.


  • Teh dan Berat Badan bagian 1

    Tanggal : 06 Jun 2016 09:16:51 Wib

    Mempunyai berat badan yang ideal memang telah menjadi idaman hampir setiap orang, terlebih bagi kaum wanita. Dimata kaum hawa, casing (kesing) menjadi demikian penting. Mengingat pentingnya penampilan bagi kaum hawa tersebut, sejumlah upayapun telah dilakukannya baik melalui jalur cepat maupun jalur lambat. Sudah bisa ditebak, sebagai bangsa yang inginnya serba instan, jalur cepat ini mendapat respon yang sangat baik meski akhirnya sudah bisa ditebak juga. Sesuatu yang instan tidak akan pernah menjadi abadi. Lalu bagaimana dengan program jalur lambat? Surplus Energi Meningkatknya stutus sosial, ekonomi dan usia harapan hidup ternyata berpotensi menerbitkan sejumlah masalah termasuk diantara


  • Pembahasan Buku Panduan Sistem Usaha Perkebunan Rakyat-Diversifikasi Integratif (SUPRA-DIN) Berbasis Tanaman Teh

    Tanggal : 19 May 2016 09:04:35 Wib

    Pada hari Selasa - Rabu, 17-18 Mei 2016, Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan bertempat di Pusat Penelitian Teh dan Kina


  • Produk baru tea latte hasil kerjasama PPTK, BP3IPTEK Provinsi Jawa Barat dan Bandrek Hanjuang

    Tanggal : 07 Apr 2016 02:48:29 Wib

    Produk baru tea latte hasil kerjasama PPTK, BP3IPTEK Provinsi Jawa Barat dan Bandrek Hanjuang. Produk ini enak dan murah serta praktis penyajiannya, diharapkan dapat bersaing dengan Thai Tea dan kopi 3in1 yg sudah marak di pasaran. Selain itu, tea latte merupakan innovasi tuk meningkatkan konsumsi teh di pasar Domestik. Bahan bakunya semua local containt.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.