Supervisi Pusat Unggulan Iptek 2017 di Pusat Penelitian Teh dan Kina

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 19 Jun 2017 11:11 Wib | Dibaca : 134 | Kategori : Berita


Pada hari Jum'at, 16 Juni 2017 Pusat Penelitian Teh dan Kina mendapat kunjungan dari Tim Supervisi PUI Kemenristek Dikti yaitu Bapak Haryono, Bapak Feri Kusnandar beserta Ibu Melly Maulida. Kujungan Supervisi PUI tahun 2017 merupakan salah satu asistensi pembinaan untuk membahas substansi rencana kerja yang sedang dan akan dilakukan, permasalahan yang sedang dihadapi, solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi serta potensi kegiatan ke depan yang dapat dicapat dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan Pusat Unggulan Iptek Teh dan Kina.

 


Post Terkait

  • PPTK berharap “Gamboeng white tea” lolos Seleksi usulan penguatan produk hilirisasi produk Unggulan PUI tahun 2017

    Tanggal : 15 Jun 2017 14:39:33 Wib

    Penguatan kelembagaan iptek merupakan langkah penting dalam penguatan sistem inovasi nasional agar lembaga iptek dapat berkinerja tinggi dengan menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi (masyarakat, industri, dan pemerintah) dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sesuai dengan etika penelitian. Diharapkan dengan tumbuhnya inovasi dan teknologi yang disertai dengan pemanfaatan oleh pengguna, kontribusi iptek terhadap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat.


  • KUNJUNGAN PRAKTIKUM MAHASISWA FTIP-UNPAD

    Tanggal : 02 Jun 2017 11:24:00 Wib

    Sebanyak 22 Mahasiswa dengan didampingi dosen dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran melakukan kunjungan ke Pusat Penelitian teh dan Kina pada Rabu, 31 Mei 2017. Kunjungan tersebut dalam rangka diadakan praktikum lapangan untuk mata kuliah Teknik Penanganan Hasil Perkebunan.


  • DIRUT PT. KPBN: Tingkatkan promosi teh dengan Menjadikan teh sebagai gaya hidup menyehatkan

    Tanggal : 15 May 2017 12:16:00 Wib

    Sarana edukasi, promosi dan pemasaran yang terintegrasi merupakan hal penting dalam pembangunan komoditas teh Indoneisa. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa konsumsi teh di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan Negara di ASEAN, India, Sri Lanka maupun Negara Eropa. Hal itu dikarenakan kurangnya kesadaran pentingnya minum teh bagi kesehatan. Selain itu, komoditas teh kualitas terbaik produksi Indonesia lebih banyak di ekspor yang berakibat hanya sedikit teh berkualitas baik yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia


  • Riungan Teh III dan Pembangunan Museum Perkebunan Indonesia

    Tanggal : 10 May 2017 09:03:00 Wib

    Riungan teh Indonesia III tampak hadir Mantan Wamentan Rusman Heriawan, Ketua Asosiasi Teh Indonesia (ATI) Rachmat Badruddin, Direktur Utama KPBN Iriana Ekasari, dewan komisari & Direksi PTPN VIII, Direktur Pagilaran, Direksi PT. RPN, Ketua GPP Jabar, Direksi PT. Kabepe Chakra, Dinas Perkebunan Jabar, para peneliti PPTK dan para pemangku kepentingan teh.


  • Kunjungan Mahasiswa Institut Teknologi Bandung dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa ke PPTK Gambung

    Tanggal : 28 Apr 2017 04:10:00 Wib

    Kegiatan kunjungan mahasiswa ke PPTK diharapkan dapat meningkatkan minat para mahasiswa unjtuk melakukan penelitian pada komoditas teh dan kina baik dari budidaya hingga produk hilir. Selain itu juga bisa mendukung PPTK untuk menju sembagai lembaga Science techno Park (STP) untuk komoditas teh dan kina.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.