Capacity Building Pascapanen Teh untuk Petani 2018

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 14 May 2018 12:00 Wib | Dibaca : 290 | Kategori : Berita


Salah satu upaya untuk dapat meningkatkan nilai jual teh ditingkat petani adalah diperlukannya kemampuan petani untuk dapat mengolah pucuk yang dihasilkan dari kebun mereka menjadi produk teh jadi yang memiliki nilai tambah lebih. Diharapkan dengan cara tersebut petani bisa mendapatkan pendapatan lebih baik dibandingkan dengan hanya menjual pucuk teh segarnya saja.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan sangat concern terhadap peningkatan mutu dan nilai tambah teh petani, hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan Capacity Building Pascapanen Teh untuk petani. Pada kegiatan ini Ditjen Perkebunan bekerjasama dengan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung dan Asosiasi Petani Teh Indonesia (APTEHINDO). Kolaborasi 3 (tiga) lembaga strategis ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam upaya mensinergikan program-program pembangunan khususnya perkebunan dengan stakesholder komoditi teh. Kolaborasi ini diinisiasi oleh Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHBUN) yang mendapatkan sambutan positif dari APTEHINDO dan PPTK Gambung.

Capacity Building yang diselengarakan di PPTK Gambung, dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 8 – 9 Mei 2018 dengan peserta sebanyak 25 orang petani teh berasal dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY. 


Post Terkait

Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.