Bimbingan Teknis “Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan” Lingkup Kabupaten Bandung Barat dan Subang

Penulis : Rezamela


Tanggal Posting : 18 Jul 2018 10:08 Wib | Dibaca : 881 | Kategori : Berita


Dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas Komoditas Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang " Pemupukan Ramah Lingkungan pada Tanamam Teh " dengan Peneliti PPTK sebagai Narasumber Utama. Bimtek yang berisi pemaparan materi serta praktek langsung pemupukan ramah lingkungan dilaksanakan tanggal 09-10 Juli 2018 di 2 lokasi yakni Kelompok Tani ”Bersatu Mekar”, desa Mandala Mukti, Kab. Bandung Barat Kelompok Tani ” Batu Alam”, desa Sagala herang, Kec. Serang Panjang, Kab. Subang. Konsep pemupukan ramah lingkungan adalah pemupukan yang dilakukan berdasarkan kebutuhan tanaman dengan mempertimbangkan kondisi aktual hara dan bahan organik tanah sesuai kriteria 5T (Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Cara, Tepat Waktu dan Tepat Imbangan).

Pemupukan ramah lingkungan pada intinya meminimalkan residu pada proses pemupukan, sehingga pupuk anorganik yang diaplikasikan harus diimbangi dengan pupuk organik ataupun pupuk hayati. Bimtek ini juga merupakan wahana disseminasi PPTK untuk memperkenalkan teknologi tepat guna terbaru hasil penelitian tim peneliti bagian Tanah dan Proteksi Tanaman yakni Pupuk Hayati Bio-imunilizer. Pupuk Hayati ini berisi mikroorganisme yang bersumber dari tanaman teh itu sendiri berfungsi ganda sebagai penyokong pertumbuhan pucuk dan penyokong peningkatan imunitas (kekebalan) tanaman terhadap penyakit cacar daun teh. Semoga kedepan teknologi tepat guna yang dimiliki ataupun sedang dikerjakan oleh PPTK dapat berguna bagi dunia teh Indonesia, terutama teh rakyat.

 


Post Terkait

  • Kunjungan Kemenko Perekonomian ke Pusat Penelitian Teh dan Kina

    Tanggal : 17 May 2019 15:15:30 Wib

    Pada hari Kamis, 16 Mei 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menerima kunjungan dari Keasdepan Kerja Sama Ekonomi Asia, Kemenko Perekonomian, Bobby C. Siagian beserta rombongan. Kunjungan tersebut juga di dampingi oleh sekretaris Asosiasi teh Indonesia (ATI), Dr. Atik Dharmadi. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ir. Nyanjang Rusmana selaku Kabid Usaha PPTK.


  • Duka Dunia Pertehan Indonesia

    Tanggal : 15 May 2019 13:46:00 Wib

    Salah satu peneliti Pemuliaan Tanaman sekaligus Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) periode 2003 - 2004, Dr. Ir. I.G.P. Wenten Astika pada hari Selasa sore (05/14/2019) tepatnya pukul 16.53 WIB di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Dr. Wenten wafat di usia 71 tahun akibat serangan jantung.


  • Pendampingan Kopkar Gunung Tilu PPTK oleh PUM (Netherland Senior Experts)

    Tanggal : 09 May 2019 09:40:15 Wib

    Koperasi Karyawan (Kopkar) Gunung Tilu Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) mendapatkan kehormatan menjadi satu dari dua koperasi sasaran program pendampingan PUM (Netherlands Senior Experts) untuk wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pendampingan dilaksanakan selama 11 hari sejak tanggal 23 April hingga 3 Mei 2019.


  • Benchmarking Koperasi Produsen dan Karyawan (Kopkar) Gunung Tilu PPTK ke Koperasi Al Ittifaq, Ciwidey

    Tanggal : 08 May 2019 10:28:50 Wib

    Pada Rabu, 1 Mei 2019 bertepatan dengan hari Buruh (May Day), Koperasi Produsen dan Karyawan Gunung Tilu Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) bersama dengan Constant Mulder, konsultan PUM (Netherlands Senior Experts) untuk program SMEs (Small and Medium-sized Enterprises) di Indonesia berkesempatan melakukan benchmarking ke Koperasi Al-Ittifaq. Koperasi Al-Ittifaq berlokasi di Dusun Ciburial, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung


  • Rapat Kerja Pusat Penelitian Teh dan Kina Tahun 2019

    Tanggal : 06 May 2019 11:08:08 Wib

    Pada tanggal 2 Mei 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menggelar acara Rapat Kerja (Raker) di kantor PPTK Gambung, Desa Mekarsari. Raker tahun 2019 dilaksanakan secara sederhana dan diisi dengan motivasi dari motivator ternama, Iyus Rusmana.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.