Dari “Angso Duo” ke “Minang Kabau”

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 24 Sep 2018 11:15 Wib | Dibaca : 736 | Kategori : Berita


  

                         Kebun kayu aro di pagi hari berlatar belakang Gunung Kerinci

Senyum lebar dibalut kehangatan khas Sumatera menyambut kami di depan pintu kedatangan Bandara Sutan Thaha Jambi. Sore itu tim Rekomendasi Pemupukan didampingi oleh peneliti Agronomi akan melaksanakan tugasnya di PTPN 6 dari tanggal 12 sampai 19 September 2018. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin pengambilan sampel tanah dan daun sebagai dasar perhitungan pupuk tahun 2019 di PTPN 6.

Lebih kurang 12 jam mobil minibus hitam meluncur di jalan Sumatera yang panjang dan berliku untuk tiba di Unit Usaha Kebun Kayu Aro, kebun pertama yang kami kunjungi. Sinar mentari pagi dari balik Gunung Kerinci mengawali kegiatan kami dibalik kemegahan kebun teh tersebut. Pak Isdiyanto, Sang “Planters” legendaris juga yang saat itu menjadi konsultan di N6, juga mendampingi untuk menguak permasalahan di kebun dengan luas tanaman teh menghasilkan (TM) 1973,09 ha. Memang tidak mudah membedah problematika pemupukan, target protas, revisi dosis, teknik pemetikan dan sebagainya dikebun yang memiliki 8 Afdeling tersebut. Tetapi, sebagai seorang peneliti yang mendapat tugas dari pimpinan, harus dapat menyelesaikannya secara ilmiah. Jumlah jam tidur yang hanya 3-4 jam memang melelahkan, namun suasana keakraban, komunikasi gaya Sumatera yang lugas, tegas, “to the point” tanpa ditutup-tutupi memberi energi tambahan bagi kami.

            Bersama Manager Kebun Kayu Aro (kiri) dan Danau Kembar (kanan) beserta jajarannya

Kegiatan pemetikan di Kayu Aro (kiri) dan preparasi sampel tanah di kebun Danau Kembar (kanan)

“Teh Talua” minuman khas minang kabau berisi teh dengan campuran telur dan susu

 

 

 

 

 

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalan berkelok memasuki perbatasan Provinsi Sumatera Barat sembari beristirahat untuk menikmati Teh Talua. Akhirnya setelah menempuh 5-6 jam perjalanan, tibalah kami di Kabupaten Solok Selatan. Dua buah danau serupa tapi tak sama seakan menyambut kami ibarat pintu gerbang nan megah bertahtahkan eloknya “Nagari Minang Kabau”. Keindahan Kebun Danau Kembar, kebun kedua di N6, turut menyambut kami. Dingin dan kabut yang merupakan ciri khas daerah tersebut melengkapi kenikmatan secangkir teh yang terus tersaji di setiap kesempatan. Lagi-lagi sambutan ramah khas Sumatera menambah energi kami.  Selain kegiatan yang sama di Kayu Aro, pembibitan merupakan hal yang mereka lakukan. Tak disangka hal tersebut memperkaya bimbingan kami di kebun dengan luas TM 604,58 ha dengan dipenuhi oleh klon TRI.

Kunjungan kami akhirnya berakhir di mess N6, Kota Padang. Kami sempatkan beristirahat “meluruskan pinggang” karena besok harinya kami kembali ke tempat kerja melalui bandara Minang Kabau. Rendang, Gulai, Balado, Lado Mudo dan lainnya seakan memberikan stimulant tambahan disisa-sisa tenaga kami, “teh talua” dengan campuran teh hitam pekat khas Sumatera melengkapi perjalanan marathon kami selama satu minggu penuh.

 

Post Terkait

  • Kunjungan Kemenko Perekonomian ke Pusat Penelitian Teh dan Kina

    Tanggal : 17 May 2019 15:15:30 Wib

    Pada hari Kamis, 16 Mei 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menerima kunjungan dari Keasdepan Kerja Sama Ekonomi Asia, Kemenko Perekonomian, Bobby C. Siagian beserta rombongan. Kunjungan tersebut juga di dampingi oleh sekretaris Asosiasi teh Indonesia (ATI), Dr. Atik Dharmadi. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ir. Nyanjang Rusmana selaku Kabid Usaha PPTK.


  • Duka Dunia Pertehan Indonesia

    Tanggal : 15 May 2019 13:46:00 Wib

    Salah satu peneliti Pemuliaan Tanaman sekaligus Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) periode 2003 - 2004, Dr. Ir. I.G.P. Wenten Astika pada hari Selasa sore (05/14/2019) tepatnya pukul 16.53 WIB di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Dr. Wenten wafat di usia 71 tahun akibat serangan jantung.


  • Pendampingan Kopkar Gunung Tilu PPTK oleh PUM (Netherland Senior Experts)

    Tanggal : 09 May 2019 09:40:15 Wib

    Koperasi Karyawan (Kopkar) Gunung Tilu Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) mendapatkan kehormatan menjadi satu dari dua koperasi sasaran program pendampingan PUM (Netherlands Senior Experts) untuk wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pendampingan dilaksanakan selama 11 hari sejak tanggal 23 April hingga 3 Mei 2019.


  • Benchmarking Koperasi Produsen dan Karyawan (Kopkar) Gunung Tilu PPTK ke Koperasi Al Ittifaq, Ciwidey

    Tanggal : 08 May 2019 10:28:50 Wib

    Pada Rabu, 1 Mei 2019 bertepatan dengan hari Buruh (May Day), Koperasi Produsen dan Karyawan Gunung Tilu Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) bersama dengan Constant Mulder, konsultan PUM (Netherlands Senior Experts) untuk program SMEs (Small and Medium-sized Enterprises) di Indonesia berkesempatan melakukan benchmarking ke Koperasi Al-Ittifaq. Koperasi Al-Ittifaq berlokasi di Dusun Ciburial, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung


  • Rapat Kerja Pusat Penelitian Teh dan Kina Tahun 2019

    Tanggal : 06 May 2019 11:08:08 Wib

    Pada tanggal 2 Mei 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menggelar acara Rapat Kerja (Raker) di kantor PPTK Gambung, Desa Mekarsari. Raker tahun 2019 dilaksanakan secara sederhana dan diisi dengan motivasi dari motivator ternama, Iyus Rusmana.