GPP Jabar Menggelar Pertemuan Terkait Kesepakatan Bersama Upah Kinerja Perusahaan Perkebunan

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 31 Jan 2019 09:36 Wib | Dibaca : 202 | Kategori : Berita


Pada hari Senin (29/01/2019), Gabungan Pengusaha Perkebunan (GPP) Jawa Barat – Banten mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti surat tanggal 28 Nopember 2018, Nomor : 96/GPP/XI/2018  tentang “Kesepakatan Bipartit Upah Minimum Perusahaan-Perusahaan Perkebunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019”. GPP Jabar – Banten mengundang perwakilan Manajemen Perusahaan dan Para Pekerja yang terikat dalam Serikat Pekerja (SP)/Perwakilan Karyawan perusahaan perkebunan.

Berdasarkan Permenker RI No. 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum, bahwa Sektor Perkebunan Provinsi Jawa Barat tidak termasuk Sektor Unggulan. Oleh karena itu, Gubernur tidak dapat menetapkan Upah Minimum Sektor Perkebunan (UMSP). Hal tersebut menyebabkan kondisi yang tidak kondusif di lingkungan kerja perkebunan. Dampak selanjutnya adalah kecemburuan sosial karena perbedaan upah dalam satu wilayah kebun dan dapat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.

Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) turut hadir dalam pertemuan tersebut yang diwakili oleh Caretaker Direktur, Dr. Luqman Erningpraja, Ketua SP-Bun PPTK dan staf SDM. Dari hasil pertemuan ini telah disepakati bahwa upah minimum yang akan diusulkan ke Gubernur Jawa Barat adalah sebesar Rp. 1.716.000,- (satu juta Tujuh ratus Enam Belas Ribu Rupiah) per bulan, 7 (tujuh) jam kerja per hari. Usulan ini sangat mendesak untuk segera diajukan agar terciptanya lingkungan kerja di perkebunan yang kondusif dan produktif. 


Post Terkait

  • Pelatihan Capacity Building Penanganan Pasca Panen Teh untuk Petani Rakyat

    Tanggal : 12 Apr 2019 08:54:41 Wib

    Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bekerjasama dengan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali mengadakan pelatihan yang ditujukan untuk petani teh rakyat. Pelatihan kali ini mengambil tema Capacity Building Pasca Panen Teh yang dilaksanakan selama dua hari (18/03/2019 – 29/03/2019) di Pusat Penelitian Teh dan Kina. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani teh rakyat dalam menghasilkan produk teh.


  • Teknologi Fertigasi dan Bio-organo Mineral di Seminar Nasional PT. RPN 2019

    Tanggal : 09 Apr 2019 08:38:00 Wib

    PT. Riset Perkebunan Nusantara (PT.RPN) kembali menggelar Seminar Nasional tahun 2019 yang bertajuk “Pupuk dan Mekanisasi di Perkebunan”. Seminar Nasional dilaksanakan selama dua hari (04/04/2019 – 05/04/2019) di The Hotel Sultan and Residence, Jakarta. PT. RPN mengundang praktisi, akademisi, dan peneliti dari berbagai institusi.


  • Pelantikan Direktur lingkup PT. RPN

    Tanggal : 26 Mar 2019 10:41:00 Wib

    Pada Jumat, 22 Maret 2019, pukul 09.00 wib bertempat di Aula Soenarjo, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, telah dilaksanakan pelantikan direktur lingkup PT. Riset Perkebunan Nusantara (RPN).


  • Gamboeng White Pearl Tea, 100 Hari menuju Jerman

    Tanggal : 15 Mar 2019 11:38:42 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) sebagai salah satu lembaga Pusat Unggulan IPTEK (PUI) menjadi salah satu delegasi Indonesia pada kegiatan Indonesia Innovation Day 2019 (IID 2019) yang akan diselenggarakan di Saarland, Jerman pada tanggal 26 Juni 2019.


  • Meningkatkan Peran Pengurus Serikat Pekerja sebagai Agent of Change Melalui Pelatihan Kompetensi

    Tanggal : 08 Mar 2019 11:40:00 Wib

    Holding PT. Perkebunan Nusantara III (persero) bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) menyelenggarakan “Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengurus Serikat Pekerja PTPN Group” di LPP Kampus Yogyakarta. Serikat Pekerja Perkebunan Pusat Penelitian Teh dan Kina (SP Bun PPTK) mengirimkan Ketua II, Heri Syahrian, SP., MP., untuk berpastisipasi sebagai peserta Batch XI.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.