Kunjungan Tim Assesmen KAN Dalam Rangka Survailen

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 29 Jan 2019 15:33 Wib | Dibaca : 457 | Kategori : Berita


Pada hari Senin (28/01/2019) Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menerima kunjungan tim survailen dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Laboratorium Pengujian PPTK (LP-PPTK) telah diakreditasi oleh KAN sebagai laboratorium penguji  sejak tahun 2009. LP-PPTK sudah menerapkan sistem manajemen mutu yang memenuhi persayaratan ISO/IEC 17025:2017. Untuk menjamin bahwa LP-PPTK selalu menjaga kompetensinya sesuai kriteria akreditasi KAN, maka KAN melakukan survailen untuk LP-PPTK di awal tahun 2019 ini.

Tim Asesmen yang ditugaskan oleh KAN untuk melakukan survailen di LP-PPTK adalah Dra. Andi Ampa dari PPMB, Jakarta yang bertugas sebagai Asesor Kepala. Dra. Andi didampingi oleh Asesor dari Purnabakti, Jakarta, Tatang Arhata, S.T. Dalam pembukaan kegiatan survailen, Caretaker Direktur, Dr. Luqman Erningpraja menyampaikan selamat datang dan menyambut baik kedatangan Tim Assesmen.

Kegiatan survailen berjalan lancar dan ditemukan beberapa ketidaksesuaian. LP-PPTK harus segera menindaklanjuti hasil survailen dan melakukan perbaikan untuk dilaporkan ke asesor KAN dengan batas waktu yang telah ditentukan. Dengan adanya Kegiatan Survailen ini diharapkan kompetensi LP-PPTK semakin meningkat dan lebih berkembang kedepannya. 


Post Terkait

  • Kunjungan Industri Program Studi Ilmu Tanah UPN Veteran Yogyakarta

    Tanggal : 07 Aug 2019 11:00:00 Wib

    Pada tanggal 6 Agustus 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung menerima kunjungan dari Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Ilmu Tanah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta sebanyak 13 orang. Rombongan disambut langsung oleh Direktur PPTK, Dr. Dadan Rohdiana dan para peneliti terkait. Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Ilmu Tanah , Dr. Susilo Herlambang dan Dr. Partoyo selaku Dekan Fakultas Pertanian, menyampaikan bahwa PPTK sejak lama telah menjadi rujukan bagi universitas dalam melakukan riset.


  • White Pearl Tea di Bandung Tea Festival

    Tanggal : 04 Aug 2019 10:30:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali meluncurkan produk unggulan baru yaitu White Pearl Tea. Kegiatan pameran Bandung Tea Festival (BTF) ke – 16 berlangsung selama dua hari pada tanggal 2 - 3 Agustus 2019 yang bertempat di Gedung Sate, Bandung. Melalui kegiatan tersebut PPTK menyuguhkan berbagai produk unggulan yang telah dihasilkan selama ini. White Pearl Tea hadir untuk menjawab keluhan konsumen dalam menyeduh teh putih (White Tea). Konsumen tidak perlu lagi menghitung atau mengira-ngira seberapa banyak peko teh putih yang diperlukan untuk penyeduhan. Kini, konsumen tinggal memasukkan satu butir White Pearl Tea kedalam cangkir ,kemudian siap diseduh.


  • Workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan

    Tanggal : 02 Aug 2019 11:00:00 Wib

    Pada Selasa, 30 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina melalui perwakilannya berkesempatan mengikuti workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat. Workshop dilaksanakan di Hotel Aston Pasteur. Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Ir. Dody Herlando, M.Econ dengan mengusung tema “Sinergi Antar Stakeholder adalah Energi Menuju Satu Data Perkebunan Indonesia”.


  • Kunjungan Duta Besar dan Ketua Dewan Teh Bangladesh ke PPTK

    Tanggal : 27 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Pada tanggal 25 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung mendapatkan kunjungan kehormatan dari Duta Besar dan Ketua Dewan teh Bangladesh. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai perkembangan industri teh di Indonesia dan hasil-hasil riset terbaru baik di Indonesia maupun Bangladesh.


  • Kunjungan Prof. Byunggun Park dari Jeju Tea School

    Tanggal : 19 Jul 2019 00:00:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) mendapatkan kehormatan menerima kunjungan Prof. Byunggun Park pada tanggal 18 Juli 2019. Pertemuan tersebut dibuka oleh Ketua Kelompok Peneliti PPTK, Ir. Sobar Darana, M.Sc dan dihadiri oleh para peneliti PPTK. Dalam persentasinya, Prof. Byunggun menyampaikan perkembangan industri teh di Korea Selatan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh industri teh di Korea Selatan adalah harganya yang mahal dan kompetisi dengan produk impor dari luar Korea Selatan.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.