Asosiasi Teh Indonesia Mengadakan Workshop Nasional Untuk Menyelamatkan Industri Teh Indonesia

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 25 Jan 2019 12:47 Wib | Dibaca : 173 | Kategori : Berita


Pada hari Kamis (24/01/2019, Asosiasi Teh Indonesia (ATI) mengadakan Workshop Nasional dengan tema “Mencari Model Dekonstruksi Agroindustri Teh Nasional”. Bertempat di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung, workshop dihadiri oleh instansi Pemerintah Pusat dan Daerah, BUMN, perusahaan swasta, trader (buyer), petani teh rakyat, LSM, pemerhati dan masyarakat pecinta teh. Acara dibuka oleh Ketua Dewan Pembina ATI kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, M.Sc., dan Dr. Ir. Rachmad Gunadi, M.Si. Pusat Penelitian Teh dan Kina turut hadir dalam workshop tersebut yang diwakili oleh Caretaker Direktur, Kepala Bidang Penelitian, staff SDM dan peneliti.

Workshop nasional ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menyusun rencana strategis dan konkrit dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan kinerja industri teh nasional. Selama sepuluh tahun terakhir, areal kebun teh mengalami penurunan sebesar 1,7%/tahun atau sekitar 2.800 ha/tahun dan pada tahun 2018 arealnya hanya 118.000 ha. Hal ini tentu saja memprihatinkan mengingat teh merupakan salah satu komoditas utama dan unggulan perkebunan di Indonesia, khususnya di JAWA BARAT.

Sebagai kunci keberhasilan dalam upaya penyelamatan industri teh diperlukan perbaikan dari berbagai lini. Dimulai dari perbaikan aspek budidaya, perbaikan mutu dan pengolahan, pemberdayaan pelaku agribisnis teh dan kelembagaannya, promosi dan penataan sistem pemasaran. Selain itu, pengembangan industri di lini hilir perlu dilakukan, serta penguatan litbang untuk mendukung proses inovasi teknologi pengembangan produk baru berbasis teh. Hal tersebut dapat terwujud dengan adanya dukungan kebijakan untuk mendukung perkembangan teh berkelanjutan dan bangkitnya industri teh nasional, khususnya dalam mengatasi keterbatasan pembiayan oleh petani dan pelaku usaha teh lainnya. Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah adanya kekompakan dari seluruh penggiat komoditas teh untuk melakukan usulan-usulan konkrit dan menyampaikan pendapat kepada pemerintah untuk menyelamatkan komoditas dan industri teh nasional.

Sebagai tindaklanjut wokshop, Tim Resolusi Kebijakan Teh Nasional 2019 dibentuk untuk merumuskan usulan Kebijakan Teh Nasional. Tim Resolusi tersebut diketuai oleh Dr. Ir. Rachmad Gunasi, M.Si. Diharapkan usulan resolusi tersebut dapat selesai dalam waktu 45 hari kerja dan dapat segera disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia.


Post Terkait

  • Pelatihan Capacity Building Penanganan Pasca Panen Teh untuk Petani Rakyat

    Tanggal : 12 Apr 2019 08:54:41 Wib

    Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bekerjasama dengan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali mengadakan pelatihan yang ditujukan untuk petani teh rakyat. Pelatihan kali ini mengambil tema Capacity Building Pasca Panen Teh yang dilaksanakan selama dua hari (18/03/2019 – 29/03/2019) di Pusat Penelitian Teh dan Kina. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani teh rakyat dalam menghasilkan produk teh.


  • Teknologi Fertigasi dan Bio-organo Mineral di Seminar Nasional PT. RPN 2019

    Tanggal : 09 Apr 2019 08:38:00 Wib

    PT. Riset Perkebunan Nusantara (PT.RPN) kembali menggelar Seminar Nasional tahun 2019 yang bertajuk “Pupuk dan Mekanisasi di Perkebunan”. Seminar Nasional dilaksanakan selama dua hari (04/04/2019 – 05/04/2019) di The Hotel Sultan and Residence, Jakarta. PT. RPN mengundang praktisi, akademisi, dan peneliti dari berbagai institusi.


  • Pelantikan Direktur lingkup PT. RPN

    Tanggal : 26 Mar 2019 10:41:00 Wib

    Pada Jumat, 22 Maret 2019, pukul 09.00 wib bertempat di Aula Soenarjo, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, telah dilaksanakan pelantikan direktur lingkup PT. Riset Perkebunan Nusantara (RPN).


  • Gamboeng White Pearl Tea, 100 Hari menuju Jerman

    Tanggal : 15 Mar 2019 11:38:42 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) sebagai salah satu lembaga Pusat Unggulan IPTEK (PUI) menjadi salah satu delegasi Indonesia pada kegiatan Indonesia Innovation Day 2019 (IID 2019) yang akan diselenggarakan di Saarland, Jerman pada tanggal 26 Juni 2019.


  • Meningkatkan Peran Pengurus Serikat Pekerja sebagai Agent of Change Melalui Pelatihan Kompetensi

    Tanggal : 08 Mar 2019 11:40:00 Wib

    Holding PT. Perkebunan Nusantara III (persero) bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) menyelenggarakan “Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengurus Serikat Pekerja PTPN Group” di LPP Kampus Yogyakarta. Serikat Pekerja Perkebunan Pusat Penelitian Teh dan Kina (SP Bun PPTK) mengirimkan Ketua II, Heri Syahrian, SP., MP., untuk berpastisipasi sebagai peserta Batch XI.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.