Pentingnya Good Manufacturing Practices (GMP) di Pabrik Pengolahan Teh

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 22 Apr 2019 10:25 Wib | Dibaca : 1718 | Kategori : Artikel


Sumber : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Teh merupakan salah satu produk pangan yang menyegarkan dan memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti terhindar dari obesitas. (Hartoyo, 2003). Dibalik produk teh yang berkualitas, terdapat Good Manufacturing Practices (GMP). Menurut Peraturan Menteri Perindustrian RI (2010), GMP merupakan pedoman yang menjelaskan bagaimana memproduksi Pangan Olahan agar aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi (Permenperin, 2010).

GMP memiliki 18 ruang lingkup yang diterapkan dalam industri pengolahan pangan, yaitu lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, bahan, pengawasan proses, produk akhir, laboratorium, karyawan, pengemasan, label dan keterangan produk, penyimpanan, pemeliharaan dan program sanitasi, pengangkutan, dokumentasi dan pencatatan, manajemen dan pengawasan, penarikan produk, serta pelaksanaan pedoman. 

Sumber : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Lokasi dan bangunan pabrik pengolahan teh harus memperhatikan beberapa aspek penting tata ruang seperti jenis lantai, bahan bangunan untuk dinding, atap dan langit-langit, pintu, jendela dan saluran ventilasi. Fasilitas pendukung lainnya adalah fasilitas sanitasi berupa sarana penyediaan air, pembuangan air dan limbah, toilet, dan sarana hygiene karyawan.

Tidak terbatas sampai di situ, tata letak peralatan, pengawasan dan pemantauan peralatan serta wadah untuk sampah dan bahan berbahaya juga harus dilengkapi sebagai syarat GMP. Aspek lain yang tidak kalah penting adalah pencatatan kegatan yang berlangsung selama proses pengolahan. Pencatatan ini penting dilakukan untuk dapat melakukan evaluasi terhadap proses pengolahan yang telah dilakukan.

Penerapan GMP bertujuan untuk memastikan bahwa produk pangan aman, bermutu, dan layak di konsumsi. Sanitasi merupakan slah satu komponen penting yang harus diperhatikan pada setiap proses pengolahan. Selain berhubungan dengan keamanan pangan, sanitasi lingkungan juga dapat mengurangi faktor-faktor yang menghambat proses pengolahan. Tidak hanya di lingkungan sekitar bangunan pengolahan, terlebih lagi kebersihan lingkungan di dalam ruangan.

Aspek pengetahuan karyawan terhadap GMP juga memegang peranan penting untuk keberlangsungan GMP pada proses pengolahan teh. Bagaimanapun, karyawan adalah orang yang berkecimpung langsung dalam proses pengolahan teh. Oleh karena itu, pelatihan khusus mengenai hygiene dan sanitasi kepada karyawan perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa hygiene dan sanitasi penting untuk diterapkan di lingkungan produksi. Pelaksanaan GMP dapat terlaksana atas kerjasama seluruh pihak terkait dan diperlukan komitmen yang kuat agar GMP dapat terlaksana secara berkelanjutan.

 

Disusun oleh :

Nurul Husna Azhar (Mahasiswa Universitas Padjadjaran)

Hilman Maulana, ST. (Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjiniring, Pusat Penelitian Teh dan Kina)

 

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Perindustrian. 2010. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 75/M-IND/PER/7/2010 Tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (Good Manufacturing Practices). Menteri Perindustrian RI. Jakarta.

 

 


Post Terkait

  • Masker Gel Peel-Off Ektrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis)

    Tanggal : 29 Jun 2020 11:13:04 Wib

    Teh (Camelia sinensis) merupakan bahan minuman dibuat dari pucuk muda daun teh yang telah mengalami proses pengolahan tertentu seperti pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis dan pengeringan. Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara dan Selatan, namun sekarang telah dikembangkan di seluruh dunia, di daerah tropis maupun subtropis. Teh bermanfaat memberi rasa segar, dapat memulihkan kesehatan badan. Khasiat yang dimiliki oleh minuman teh tersebut berasal dari kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam daun teh. Kandungan senyawa kimia dalam daun teh dapat digolongkan menjadi 4 kelompok besar yaitu golongan fenol, golongan bukan fenol, golongan aromatis dan enzim.


  • Si ”Jambul” Sumber Kehidupan

    Tanggal : 15 Jun 2020 09:26:44 Wib

    Pada usia berapa anda mengetahui fakta bahwa tanaman teh dapat tumbuh menjadi pohon setinggi 15 meter, padahal yang kita lihat selama ini tanaman tersebut hanya tumbuh hingga setinggi pinggang orang dewasa? Jawabannya ada pada pemangkasan. Proses ini merupakan upaya untuk menghasilkan bidang petik yang rendah sehingga mempermudah dalam pemetikan serta dapat menghasilkan pucuk teh dalam jumlah banyak. BPPP (2005) mengemukakan bahwa pemangkasan merupakan tindakan membuang sebagian dari bagian tanaman untuk menumbuhkan dan merangsang pembungaan dan pembuahan ke arah yang dikehendaki.


  • Pengaruh Ekstrak Teh Hijau terhadap Penurunan Berat Badan pada Remaja

    Tanggal : 29 May 2020 13:38:52 Wib

    Berat Badan adalah parameter antropometri yang sangat labil, berat badan berkembang mengikuti pertambahan umur. Sebaliknya dalam keadaan yang abnormal, terdapat dua kemungkinan perkembangan berat badan, yaitu dapat berkembang cepat atau lebih lambat dari keadaan normal. Berat badan harus selalu dimonitor agar memberikan informasi yang memungkinkan intervensi gizi yang preventif sedini mungkin guna mengatasi kecenderungan penurunan atau penambahan berat badan yang tidak dikehendaki seperti obesitas. Pada negara berkembang, prevalensi obesitas terus meningkat dan banyak terjadi pada masyarakat usia muda. Masalah kelebihan berat badan juga ditemukan lebih tinggi di antara kelompok usia


  • MANFAAT MINUM TEH SAAT BERBUKA PUASA DAN SAHUR

    Tanggal : 29 Apr 2020 10:00:00 Wib

    Salah satu ketakutan kebanyakan orang untuk mengkonsumsi teh saat berbuka puasa maupun sahur adalah teh bersifat diuretik. Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Dadan Rohdiana mengatakan teh mengandung senyawa alkaloid berupa kafein yang mempunyai efek diuretik, meningkatkan volume urin sehingga sering keluar masuk toilet. “Namun jangan khawatir, kafein yang ada dalam seduhan teh tidak sendirian. Kafein di dalam seduhan teh dibarengi juga dengan adanya flavonoid yang mempunyai segudang manfaat,” ujarnya, Selasa (28/4/2020).


  • Sehat dengan Minum Teh di Bulan Ramadan

    Tanggal : 28 Apr 2020 14:43:16 Wib

    Bandung - TemanBaik, terutama bagi kamu yang beragama Islam, lancar puasanya hari ini? Semoga lancar hingga berbuka nanti ya dan puasamu juga lancar dalam sebulan ke depan ya. Karena berhubungan dengan puasa, kita bahas salah satu minuman favorit saat berbuka yuk! Minuman itu adalah teh manis. Penyajiannya pun beragam, ada yang lebih suka minum dalam bentuk es teh, juga ada yang gemar teh hangat atau panas. Kamu suka yang mana nih TemanBaik? Tapi, mau kamu minum teh manis dalam bentuk panas atau dingin, sebenarnya khasiat dari teh akan tetap kamu dapatkan kok. Berbagai kandungan zat baik akan masuk ke dalam tubuh. Salah satunya, teh berfungsi sebagai antioksidan.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.