Winnower Salah Satu Solusi Dalam Masalah Sortasi

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 20 May 2019 11:42 Wib | Dibaca : 661 | Kategori : Artikel


Perkembangan sektor industri yang semakin maju, serta semakin ketatnya persaingan di dunia industri maka perusahaan dituntut untuk menerapkan sistem yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Untuk menerapkan sistem yang baik maka harus diimbangi dengan penggunaan teknologi pada proses produksi tersebut. Teknologi otomasi dapat menjamin kualitas produk yang dihasilkan, meminimasi waktu produksi, peningkatan keamanan kerja dan tingkat akurasi yang tinggi dengan tenaga kerja manusia yang lebih sedikit dan mengurangi biaya tenaga kerja manusia (Anshori Muhammad, et al., 2016)

Pada proses sortasi dan pembagian grade pada teh harus dilakukan dengan teliti agar mutu yang dihasilkan menjadi baik. Saat ini proses sortasi dan grading di pabrik pengolahan masih melibatkan banyak tenaga kerja. Hal tersebut meningkatkan resiko human error sehingga proses sortasi dan grading menjadi kurang sempurna.

Hasil dari stasiun kerja sortasi adalah data jumlah berat teh berdasarkan mutu. Jumlah berat teh tersebut akan dibandingkan dengan permintaan atau dengan target produksi per hari untuk mengontrol pencapaian produksi teh berdasarkan mutu. Pada tahap akhir, akan dilakukan pengambilan keputusan apakah bubuk teh tersebut harus dilakukan sortasi ulang sehingga target produksi dapat tercapai sesuai permintaan tiap jenis mutu teh.

Winnower merupakan alat mesin pertanian yang memiliki fungsi untuk menyortir hasi panen yang memanfaatkan dari tiupan angin yang memisahkan hasil panen berdasarkan massa atau berat hasil panen itu sendiri. Menurut Juran (1992), sortasi kering merupakan kegiatan pengelompokan teh jadi kedalam jenis – jenis mutu dengan bentuk dan ukuran yang spesifikasinya sesuai dengan standar teh hijau. Tujuan dari sortasi ini adalah untuk memisahkan bubuk teh kering berdasarkan tipe atau jenis mutunya.

Winnower berperan penting dalam proses produksi teh pada tahapan sortasi yang dimana memisahkan  teh dari batang daun teh itu sendiri. Penggunaan alat winnower berfungsi untuk memisahkan benda sesuai berat benda dan memisahkan dari debu atau hal yang tidak.

Prinsip kerja winnower sendiri memisahkan daun teh kering dari debu yang menempel dan juga memisahkan daun teh kering berdasarkan massa atau berat daun teh kering sendiri dengan memanfaatkan hembusan angin yang berasal dari blower atau kipas angin.

Kelebihan dari alat winnower adalah 1) dapat menangani jagung, kacangan kacangan, gandum dan lain lain, 2) konsumsi listrik rendah, 3) efisiensi kerja yang tinggi, 4) struktur kompak, ringan, mudah untuk tetap dan bergerak. Namun, winnower juga memiliki kekurangan antara lain 1) harga yang masih relatif mahal, 2) operator perlu memahami cara penggunaan alat, dan 3) kecepatan angin pada setiap lubang winnower tidak stabil.

Penggunaan winnower dapat menjadi salahsatu solusi dalam proses sortasi menjadi lebih efisien dari sisi tenaga kerja, dan ketelitian hasil sortasi. Meskipun penggunaan alat ini masih perlu penyempurnaan lebih lanjut khususnya dalam aplikasi sortasi di pabrik pengolahan teh.

Disusun Oleh :

Fahmi Sidik Amirul Hakim Setiawan (Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Jendral Soedirman)

Sugeng Harianto, STP. (Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjiniring, Pusat Penelitian Teh dan Kina)

Daftar Pustaka

Anshori Muhammad. (2016) Perancangan Sistem Conveyor Antar Mesin DiStasiun Kerja Sortasi Teh Hitam Orthodoks Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional Dan SCADA Di PTPN VIII Rancabali

Juran, J. M. 1992. Merancang Mutu 1 dan 2. PT. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.


Post Terkait

  • Kebutuhan Unsur Hara Nitrogen Pada Tanaman Teh

    Tanggal : 12 Aug 2019 10:50:00 Wib

    Kesuburan tanah pada berbagai lahan pertanaman teh bervariasi sesuai dengan jenis tanah (kesuburan potensial) dan kadar hara yang tersedia pada lapisan atas / solum (kesuburan aktual) tanah. Kesuburan potensial dan aktual tanah setiap blok kebun berbeda-beda, sehingga kemampuan tanah menyediakan hara bagi tanaman juga berbeda-beda.


  • Pemetikan Halus Pada Tanaman Teh, Apakah Itu?

    Tanggal : 29 Jul 2019 10:45:00 Wib

    Pemetikan merupakan kegiatan pengambilan atau pemungutan bagian tanaman teh berupa pucuk dan juga daun-daun muda yang sudah memenuhi ketentuan dan berada pada bidang petik (Santoso et al, 2006). Pemetikan dilakukan sebagai usaha untuk membentuk kondisi tanaman teh agar mampu berproduksi tinggi secara berkesinambungan. Dalam hal ini mutu standar teh sangat bergantung pada jenis petikan, jenis petikan yang tepat atau sesuai akan menghasilkan mutu teh yang tinggi. Oleh karena itu, pemetikan yang dilakukan harus berdasarkan ketentuan-ketentuan sistem petikan dan syarat-syarat pengolahan yang berlaku.


  • Pemetikan Teh dengan Mesin Petik

    Tanggal : 15 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Tenaga pemetik merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam upaya menghasilkan produk teh yang berkualitas dengan kuantitas yang maksimal. Ketersediaan tenaga pemetik yang sesuai dengan rasio tenaga pemetik akan membantu dalam proses pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.Menurut Deptan pada tahun 2007, peningkatan kualitas teh masih menghadapi beberapa tantangan dan kendala yang diantaranya adalah produktivitas tanaman yang belum optimal, meningkatnya biaya produksi sedangkan harga jual relatif rendah serta tingkat konsumsi teh di Indonesia yang masih rendah.


  • Penjaga Kualitas Teh

    Tanggal : 01 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Ayo nge-Teh !!! Tahukah Anda? Di era modern ini teh menjadi minuman paling banyak dikonsumsi setelah air mineral dan menjadi favorit semua kalangan masyarakat. Teh kerap kali ditemukan di berbagai tempat makan dan dapat dinikmati secara gratis. Teh merupakan sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok yaitu, teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih (Lelita Dea Ira et al., 2018).


  • Purple Tea, Teh Jenis Baru yang Memiliki Segudang Manfaat

    Tanggal : 17 Jun 2019 10:00:00 Wib

    Mutasi genetik dapat menyebabkan perubahan pada tanaman, seperti perubahan fisiologi dan morfologi tanaman. Salah satu hasil mutasi genetik pada tanaman teh adalah jenis purple tea. Purple tea merupakan jenis teh baru yang mulai berkembang di Indonesia. Penampakan daun purple tea lebih gelap jika dibandingkan daun teh pada umummnya. Negara Kenya sudah mengembangkan kultivar dari purple tea yang bernama TRFK 306/1 selama 25 tahun.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.