Workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 02 Aug 2019 11:00 Wib | Dibaca : 72 | Kategori : Berita


Pada Selasa, 30 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina melalui perwakilannya berkesempatan mengikuti workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat. Workshop dilaksanakan di Hotel Aston Pasteur. Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Ir. Dody Herlando, M.Econ dengan mengusung tema “Sinergi Antar Stakeholder adalah Energi Menuju Satu Data Perkebunan Indonesia”.

Kegiatan ini merupakan program aksi dari diterbitkannya Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia pada 12 Juni 2019 lalu. Narasumber berkompeten yang dihadirkan berasal dari berbagai lintas stakeholder perkebunan, seperti Kepala Dinas Perkebunan Prov. Jawa Barat, Ir. Dody Firman Nugraha; Perusahaan Perkebunan PTPN VIII, Ir. Dede Kusdiman, dan Gabungan Asosiasi Perusahaan Perkebunan, RHS Slamet Bangsadikusumah. Peserta workshop sebanyak 120 orang yang berasal dari berbagai instansi, seperti BPS Kab/Kota, Dinas Kab/Kota, dan Instansi dan Perusahaaan Perkebunan di Wilayah Prov. Jawa Barat.

Melalui workshop ini diharapkan dihasilkan persamaan persepsi dalam sinergi satu data perkebunan Indonesia khususnya di Wilayah Provinsi Jawa Barat melalui prinsip satu standar data, metadata yang jelas, dan satu interoperabilitas data perkebunan. Untuk melakukan pengembangan statistik tanaman perkebunan melalui satu data perkebunan Indonesia, maka perlu dilakukan melalui penyempurnaan aplikasi pengolahan data survei perusahaan perkebunan berbasis web. Selain itu, pengembangan metodologi survey berbasis RT melalui survey komoditas strategis, pembinaan perusahaan perkebunan melalui workshop perusahaan, dan melakukan sinkronisasi angka tetap perkebunan. Meskipun sumbangan sektor pertanian terhadap PDB nasional berada diurutan ketiga setelah industri pengolahan dan perdagangan besar dan eceran, namun sub-sektor perkebunan memberikan sumbangan terbesar pada PDB sektor pertanian secara nasional yaitu sebesar 35%. Sementara itu, komoditas teh berada pada posisi ke 6 dari 7 komoditas dengan share 80% terhadap PDB sub sektor perkebunan. Yang tak kalah penting adalah kontribusi peran sub sektor perkebunan dalam aspek lingkungan, sosial, budaya, dan sejarah bangsa yang saat ini sedang mengalami ancaman dalam kepastian hukum dalam keberlanjutan pengelolaan usaha perkebunan. Oleh karena itu, melalui workshop ini diharapkan program satu data perkebunan Indonesia dapat segera terwujud.

Kontributor: K. Sita


Post Terkait

  • Kunjungan Industri Program Studi Ilmu Tanah UPN Veteran Yogyakarta

    Tanggal : 07 Aug 2019 11:00:00 Wib

    Pada tanggal 6 Agustus 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung menerima kunjungan dari Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Ilmu Tanah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta sebanyak 13 orang. Rombongan disambut langsung oleh Direktur PPTK, Dr. Dadan Rohdiana dan para peneliti terkait. Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Ilmu Tanah , Dr. Susilo Herlambang dan Dr. Partoyo selaku Dekan Fakultas Pertanian, menyampaikan bahwa PPTK sejak lama telah menjadi rujukan bagi universitas dalam melakukan riset.


  • White Pearl Tea di Bandung Tea Festival

    Tanggal : 04 Aug 2019 10:30:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali meluncurkan produk unggulan baru yaitu White Pearl Tea. Kegiatan pameran Bandung Tea Festival (BTF) ke – 16 berlangsung selama dua hari pada tanggal 2 - 3 Agustus 2019 yang bertempat di Gedung Sate, Bandung. Melalui kegiatan tersebut PPTK menyuguhkan berbagai produk unggulan yang telah dihasilkan selama ini. White Pearl Tea hadir untuk menjawab keluhan konsumen dalam menyeduh teh putih (White Tea). Konsumen tidak perlu lagi menghitung atau mengira-ngira seberapa banyak peko teh putih yang diperlukan untuk penyeduhan. Kini, konsumen tinggal memasukkan satu butir White Pearl Tea kedalam cangkir ,kemudian siap diseduh.


  • Kunjungan Duta Besar dan Ketua Dewan Teh Bangladesh ke PPTK

    Tanggal : 27 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Pada tanggal 25 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung mendapatkan kunjungan kehormatan dari Duta Besar dan Ketua Dewan teh Bangladesh. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai perkembangan industri teh di Indonesia dan hasil-hasil riset terbaru baik di Indonesia maupun Bangladesh.


  • Kunjungan Prof. Byunggun Park dari Jeju Tea School

    Tanggal : 19 Jul 2019 00:00:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) mendapatkan kehormatan menerima kunjungan Prof. Byunggun Park pada tanggal 18 Juli 2019. Pertemuan tersebut dibuka oleh Ketua Kelompok Peneliti PPTK, Ir. Sobar Darana, M.Sc dan dihadiri oleh para peneliti PPTK. Dalam persentasinya, Prof. Byunggun menyampaikan perkembangan industri teh di Korea Selatan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh industri teh di Korea Selatan adalah harganya yang mahal dan kompetisi dengan produk impor dari luar Korea Selatan.


  • Gamboeng White Pearl Tea Goes to German, Indonesia Innovation Day 2019

    Tanggal : 08 Jul 2019 11:44:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Indonesia Innovation Day (IID) 2019 yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. IID 2019 kali ini dilaksanakan di Universitas Saarland, Jerman pada tanggal 23 hingga 29 Juni 2019. Kegiatan IID rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk mengembangkan upaya peningkatan kualitas kelembagaan Iptek dan Dikti melalui Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI).


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.