Rantai Pemasaran Produk Teh Gamboeng

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 03 Jun 2019 13:00 Wib | Dibaca : 429 | Kategori : Artikel


            Untuk menunjang suksesnya kegiatan pemasaran berbagai produk teh yang dihasilkan oleh PPTK dapat dilihat dari saluran distribusi pemasaran produknya (place marketing strategic). Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan dan perorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk, atau membantu memindahkan hak pemilik produk atau jasa ketika dipindahkan dari produsen ke konsumen (Philip Kotler dalam Herujuti Purwoko, 1991). Sebagian besar produk teh PPTK baik teh hitam, teh hijau, dan teh putih masih dijual secara tidak langsung melalui word of mouth (WOM) dan offline marketing ke konsumen. Secara spesifik, rantai pemasaran produk teh yang dilakukan di PPTK Gambung terbagi menjadi 3 (tiga) saluran distribusi (Banu Swastha dan Ibnu Sukotjo, 2002) yaitu 1) Saluran pemasaran tidak langsung melalui distributor yang sebagian besar merupakan pedagang kecil dan menengah (pengecer/retailer); 2) Saluran pemasaran secara langsung ke konsumen;  dan 3) Saluran distribusi kerja sama dengan perusahaan besar swasta (PT. Kabepe Chakra) yang merupakan pedagang besar untuk teh hijau. Untuk lebih jelasnya rantai pemasaran produk teh PPTK Gambung dapat dilihat pada Gambar 1. berikut ini.

Gambar 1. Rantai pemasaran produk teh PPTK

(Sumber: Analisis Data Primer Bagian Pemasaran PPTK, 2018)

Secara umum, selain saluran distribusi kerja sama dengan PT. Kabepe Chakra, proses pemesanan dan pengeluaran barang dari aktivitas penjualan berbagai produk teh yang dihasilkan PPTK dilakukan melalui via order. Pada awalnya dilakukan dengan menerima pesanan (PO) dari konsumen. Setelah pemesanan dilakukan, maka bagian bidang produksi akan memenuhi permintaan pemesanan. Jika pada bagian gudang masih tersedia stok produk, maka produk yang tersedialah yang di berikan kepada konsumen. Kemudian, setelah pihak konsumen mengkonfirmasi pemesanan, maka konsumen (customer) akan melakukan pembayaran sesuai dengan pemesanan. Pembayaran tersebut, bisa berupa tunai ataupun transfer. Setelah proses pembayaran selesai barulah pesanan dikirim ke konsumen dengan menggunakan jasa pengiriman terdekat. Untuk lebih jelasnya proses pemesanan dan pengeluaran produk teh PPTK disajikan pada Gambar 2. berikut ini.

Gambar 2. Proses pemesanan dan pengeluaran produk teh PPTK

(Sumber: Analisis Data Primer Bagian Pemasaran PPTK, 2018)

         Mengingat perkembangan sistem pemasaran modern yang begitu pesat dan persaingan pasar yang sangat kompetitif saat ini, sudah saatnya PPTK perlu memperluas jaringan rantai pemasaran produk teh-nya agar dapat berjalan lebih efektif, efisien dan memberikan peningkatan nilai tambah antar mata rantai pemasaran produk teh PPTK.  Pemanfaatan dan pengintegrasian strategi pemasaran place-promotion melalui media online marketing atau digital marketing (seperti: media sosial, online shopping, e-commerce) sudah menjadi urgensi penerapan sistem pemasaran modern di disruptive era (Kirtis dan Karahan, 2011; Gandhi, et al., 2014; Rodrigues, 2014; Mujayana, et al., 2015) yang penting untuk dilirik oleh PPTK kedepannya. Namun demikian, PPTK perlu tetap mempertahankan dan meningkatkan pelayanan pemasaran melalui word of mouth (WOM) dan offline marketing  (seperti: publikasi di TV, suratkabar, brosur dan poster) yang telah terbentuk dan terpelihara social capital-nya (Chi, 2011; Levy dan Gvili, 2015) sampai saat ini, seperti kepercayaan (trustworthy), norma (norms), dan jaringan (network). Social capital yang telah terpelihara baik dengan para konsumen dan customer dapat menjadi modal social marketing melalui strategi online/digital marketing untuk semakin memperluas jaringan rantai pemasaran dan meningkatkan nilai tambah antar rantai pemasaran produk teh PPTK kedepannya yang kemudian dapat berkontribusi dalam keberlanjutan fungsi bisnis PPTK sebagai profit center.

 

Disusun oleh :

Muhammad Nuriman (Mahasiswa Universitas Jambi)

Kralawi Sita, SP., MSc. (Peneliti Sosial Ekonomi, Pusat Penelitian Teh dan Kina)


Post Terkait

  • Kebutuhan Unsur Hara Nitrogen Pada Tanaman Teh

    Tanggal : 12 Aug 2019 10:50:00 Wib

    Kesuburan tanah pada berbagai lahan pertanaman teh bervariasi sesuai dengan jenis tanah (kesuburan potensial) dan kadar hara yang tersedia pada lapisan atas / solum (kesuburan aktual) tanah. Kesuburan potensial dan aktual tanah setiap blok kebun berbeda-beda, sehingga kemampuan tanah menyediakan hara bagi tanaman juga berbeda-beda.


  • Pemetikan Halus Pada Tanaman Teh, Apakah Itu?

    Tanggal : 29 Jul 2019 10:45:00 Wib

    Pemetikan merupakan kegiatan pengambilan atau pemungutan bagian tanaman teh berupa pucuk dan juga daun-daun muda yang sudah memenuhi ketentuan dan berada pada bidang petik (Santoso et al, 2006). Pemetikan dilakukan sebagai usaha untuk membentuk kondisi tanaman teh agar mampu berproduksi tinggi secara berkesinambungan. Dalam hal ini mutu standar teh sangat bergantung pada jenis petikan, jenis petikan yang tepat atau sesuai akan menghasilkan mutu teh yang tinggi. Oleh karena itu, pemetikan yang dilakukan harus berdasarkan ketentuan-ketentuan sistem petikan dan syarat-syarat pengolahan yang berlaku.


  • Pemetikan Teh dengan Mesin Petik

    Tanggal : 15 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Tenaga pemetik merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam upaya menghasilkan produk teh yang berkualitas dengan kuantitas yang maksimal. Ketersediaan tenaga pemetik yang sesuai dengan rasio tenaga pemetik akan membantu dalam proses pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.Menurut Deptan pada tahun 2007, peningkatan kualitas teh masih menghadapi beberapa tantangan dan kendala yang diantaranya adalah produktivitas tanaman yang belum optimal, meningkatnya biaya produksi sedangkan harga jual relatif rendah serta tingkat konsumsi teh di Indonesia yang masih rendah.


  • Penjaga Kualitas Teh

    Tanggal : 01 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Ayo nge-Teh !!! Tahukah Anda? Di era modern ini teh menjadi minuman paling banyak dikonsumsi setelah air mineral dan menjadi favorit semua kalangan masyarakat. Teh kerap kali ditemukan di berbagai tempat makan dan dapat dinikmati secara gratis. Teh merupakan sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok yaitu, teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih (Lelita Dea Ira et al., 2018).


  • Purple Tea, Teh Jenis Baru yang Memiliki Segudang Manfaat

    Tanggal : 17 Jun 2019 10:00:00 Wib

    Mutasi genetik dapat menyebabkan perubahan pada tanaman, seperti perubahan fisiologi dan morfologi tanaman. Salah satu hasil mutasi genetik pada tanaman teh adalah jenis purple tea. Purple tea merupakan jenis teh baru yang mulai berkembang di Indonesia. Penampakan daun purple tea lebih gelap jika dibandingkan daun teh pada umummnya. Negara Kenya sudah mengembangkan kultivar dari purple tea yang bernama TRFK 306/1 selama 25 tahun.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.