Manfaat Teh Hijau Bagi Penderita Diabetes

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 16 Dec 2019 08:00 Wib | Dibaca : 197 | Kategori : Artikel


Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelainan metabolik yang bersifat kronik dimana terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah sebagai akibat kurangnya jumlah insulin, kerja insulin maupun keduanya. Menurut Diabetes Atlas 2000 (International Diabetes Federation) 4,6% atau 5,6 juta jiwa penduduk Indonesia menderita DM dan diperkirakan pada tahun 2020 nanti akan ada 8,2 juta penderita DM (Pranoto, 2003). Menurut perkiraan WHO, pada tahun 2030 Indonesia akan menempati peringkat nomor 4 di dunia di bawah India, China dan Amerika serikat, dengan jumlah pengidap DM sebanyak 21,3 juta jiwa (Wild et al., 2004). Jumlah penderita diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun mengikuti gaya hidup dan tingkat obesitas yang semakin tinggi. Obat antidiabetes digunakan seumur hidup, akibatnya biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan menjadi sangat besar. Biaya ini akan semakin tinggi bila disertai komplikasi dengan penyakit lain.

Demi mencegah berbagai hal buruk tersebut, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rutin mengonsumsi teh, khususnya teh hijau yang bisa membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus membuat sensitivitas insulin meningkat. Seseorang yang minum enam cangkir teh hijau dalam sehari memiliki 33 persen lebih kecil kemungkinannya terkena diabetes tipe 2 dibandingkan seseorang yang minum kurang dari secangkir teh hijau dalam seminggu, penelitian ini dilakukan di Jepang (Bowers, 2016).

Dikutip dari Bowers (2016) bahwa di dalam teh, khususnya teh hijau terdapat kandungan biokimia yang bisa mempengaruhi kinerja sel-sel tubuh dengan signifikan. Tak hanya akan membuat tubuh menjadi lebih bertenaga, hal ini akan membuat kadar gula darah di dalam tubuh bisa dikendalikan dengan lebih baik”.

Teh juga mangandung suatu zat yang disebut polifenol. Polifenol ini mampu membantu mengurangi stres oksidatif, yaitu keadaan di mana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Jika stres oksidatif cukup tinggi, maka hal ini akan menyebabkan dampak berupa kerusakan pada sel-sel atau bahkan organ tubuh.

Teh juga mengurangi risiko penyakit jantung yang meningkat pada pasien diabetes. Polifenol yang banyak terkandung dalam teh hijau ini dapat membantu mengatur glukosa dalam tubuh, dan membantu mengendalikan diabetes. Tidak hanya mengonsumsi teh hijau, pakar kesehatan menyebut konsumsi teh jenis lainnya seperti teh hitam sebenarnya bisa memberikan manfaat kesehatan, namun khusus untuk teh hijau, kandungan polifenolnya jauh lebih tinggi sehingga bisa memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar.

 

Bagaimana Konsumsi Teh Hijau yang Benar?

Khasiat teh hijau dalam memerangi diabetes hanya bisa diperoleh jika Anda mengonsumsinya dengan cara yang benar. Ini dimulai dari pemilihan teh yang tepat. Saat mengonsumsinya, hindari mencampur teh hijau dengan susu atau gula. Menambahkan susu mungkin akan menambah rasa. Akan tetapi, ini hanya akan mengurangi khasiat dari teh hijau itu sendiri. Begitu juga dengan penggunaan gula. Jika memang ingin menggunakan gula, pilihlah gula yang rendah kalori. Meski demikian, mengonsumsinya tanpa mencampurkan apapun jauh lebih baik.

Semua manfaat teh tersebut bisa Anda peroleh dengan mengonsumsinya secara rutin. Anda tidak harus mengonsumsinya seperti dalam penelitian di atas. Mengonsumsi teh hijau setiap pagi dan sore sebenarnya juga sudah baik.

 

Disusun Oleh :

1.         Zahra Azizah A.S.P. (Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Pasundan)

2.         Hilman Maulana, S.T (Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjiniring, PPTK)

 

Referensi :

Agung Pranoto, 2003. Konsensus Pengelolaan Diabetes di Indonesia 2002. Dalam : Naskah Lengkap Symposium Practical Approach in the Management of Diabetic   Complication. Surabaya. pp: 25-26.

Bowers, E. 2016. Why Drinking Tea May Help Prevent and Manage Type 2 Diabetes.   

www.everydayhealth.com

Hendromartono, T.H. Pranawa (Eds.). Symposium Practical Approach in the Management of Diabetic Complications, hal 1- 3, 28–30.

Holidah, D. dan Fransiska, 2014. Uji aktivitas antidiabetes ekstrak teh hitam, teh oolong, dan teh hijau secara in vivo.

http://repository.unej.ac.id

International Diabetes Federation. (2015). IDF Diabetes Atlas Seventh Edition 2015. Dunia : IDF

Wild S, Roglic G & Green A, et al. 2004. Global Prevalence of Diabetes. Diabetes Care 27:1047-1053.


Post Terkait

  • Kesalahan Meminum Teh Hijau

    Tanggal : 02 Dec 2019 08:00:00 Wib

    Teh adalah bahan minuman yang sangat bermanfaat, terbuat dari pucuk tanaman teh (Camellia sinensis) melalui proses pengolahan tertentu dan sebagai bahan minuman alami yang sangat populer diberbagai kalangan sejak 28 abad sebelum Masehi menurut (Suharno, 2000). Teh hijau merupakan teh yang diperoleh tanpa proses fermentasi (oksidasi enzimatis) yaitu dibuat dengan cara menginaktifkan enzim fenolase yang ada dalam pucuk daun teh segar menurut (Lelita, 2019).


  • Perubahan Total Polifenol Teh Hitam pada Produk dan Tahap Pelayuan

    Tanggal : 18 Nov 2019 08:00:00 Wib

    Teh hitam merupakan jenis teh yang paling banyak di produksi dan dikonsumsi di dunia. Pengolahan teh hitam dilakukan melalui proses fermentasi secara penuh, dimana proses fermentasi tanpa menggunakan mikrob sebagai sumber enzim melainkan menggunakan enzim polyphenol oksidase yang terdapat di dalam teh itu sendiri. Kandungan kimia di dalam teh yang paling besar peranannya dalam membentuk cita rasa dan khasiat istimewa adalah polifenol (Rohdiana, 2009).


  • Sedikit Demi Sedikit Menjadi Bukit

    Tanggal : 04 Nov 2019 08:00:00 Wib

    Tanaman teh merupakan jenis tanaman yang dipanen bagian vegetatifnya. Oleh karena itu, sangat penting menjaga kondisi tanaman agar produksi pucuknya berkelanjutan. Kegiatan pemetikan pucuk teh tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Pemetikan harus sesuai berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku. Tidak hanya menjaga kuantitas namun juga menjaga kualitas hasil petikan agar menghasilkan produk teh yang berkualitas tinggi.


  • Keutuhan Kualitas Teh Terbaik

    Tanggal : 21 Oct 2019 08:00:00 Wib

    Teh merupakan tanaman perkebunan yang diambil pucuknya dan diolah menjadi minuman penyegar. Teh mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia, seperti katekin, kafein, polifenol, dan mineral lainnya. Agar manfaat zat tersebut dapat dirasakan oleh tubuh kita, maka pucuk harus ditangani dengan prosedur yang baik dan benar.


  • Metode Analisis Pucuk untuk Menilai Kualitas Pucuk Teh

    Tanggal : 07 Oct 2019 08:00:00 Wib

    Teh (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang diperdagangkan di dunia. Seiring dengan meningkatnya persaingan perdagangan teh, produsen dituntut untuk menghasilkan teh yang berkualitas dengan kuantitas yang stabil. Salah satu metode yang umum digunakan di perkebunan teh untuk menentukan kualitas pucuk adalah dengan cara analisis pucuk. Analisis pucuk bertujuan untuk mengetahui dan menentukan kualitas pucuk teh yang memenuhi syarat (MS) olah.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.