Si ”Jambul” Sumber Kehidupan

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 15 Jun 2020 09:26 Wib | Dibaca : 231 | Kategori : Artikel


Pada usia berapa anda mengetahui fakta bahwa tanaman teh dapat tumbuh menjadi pohon setinggi 15 meter, padahal yang kita lihat selama ini tanaman tersebut hanya tumbuh hingga setinggi pinggang orang dewasa? Jawabannya ada pada pemangkasan. Proses ini merupakan upaya untuk menghasilkan bidang petik yang rendah sehingga mempermudah dalam pemetikan serta dapat menghasilkan pucuk teh dalam jumlah banyak. BPPP (2005) mengemukakan bahwa pemangkasan merupakan tindakan membuang sebagian dari bagian tanaman untuk menumbuhkan dan merangsang pembungaan dan pembuahan ke arah yang dikehendaki.

Lalu, apa hubungan pemangkasan tanaman teh dengan kata “jambul”?

Kata “jambul” pada judul diatas merujuk pada salah satu jenis proses pemangkasan. Ya, pangkasan jambul, atau sering pula disebut sebagai pangkasan ajir. Menurut PPTK (2006), pangkasan jambul atau ajir merupakan pangkasan bersih dengan tinggi 45-60 cm dengan meninggalkan dua cabang berdaun disisi perdu. Maksud dari pangkasan bersih disini yaitu bidang pangkas dibuat mendatar dengan membuang ranting-ranting kecil berukuran kurang dari 1 cm, kemudian disisakan dua cabang yang masih memiliki daun sekitar 50-100 lembar. Maka tidak heran apabila pangkasan tersebut dikenal sebagai pangkasan jambul, sebab cabang yang sengaja disisakan akan terlihat “menonjol” diantara cabang-cabang lain yang telah habis dipangkas.

Mengapa dilakukan pangkasan jambul?

Energi yang diperlukan tanaman teh yaitu berupa zat pati, banyak tersimpan dalam akar, cabang, maupun ranting. Menurut PPTK (2006), setelah dilakukan pemangkasan, zat pati akan mengalir bersama dengan air dari akar ke arah luka, sehingga terjadi akumulasi pada bagian tersebut. Kemudian akan terjadi proses “penyembuhan”, dan akan muncul tunas baru. Namun pada saat musim kemarau tiba, jumlah air berkurang sehingga diperlukan sumber zat pati tambahan yang berasal dari daun. Anjarsari et al. (2018) mengemukakan bahwa pemangkasan berefek menurunkan indeks luas daun secara drastis karena organ target daun terbuang dan pada kahirnya keseimbangan antara shoot  dan root menjadi terganggu. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pangkasan jambul ini sengaja diperuntukkan sebagai “sumber makanan” bagi tanaman teh yang telah dipangkas, khususnya pada saat musim kemarau.

Pada periode ini, durasi penyinaran dan intensitas cahaya matahari akan lebih tinggi, sehingga proses fotosintesis akan berlangsung lebih optimal. Daun-daun yang sengaja disisakan akan bekerja sebagai “pabrik” yang terus melaksanakan proses fotosintesis, sehingga tanaman akan tetap mendapat "makanan” berupa zat pati sebagai hasil dari proses tersebut. Selain sebagai pelaksana proses fotosintesis, daun-daun tersebut juga dapat melindungi tunas yang akan tumbuh dari sengatan sinar matahari.

Meski cenderung lebih baik dilaksanakan saat musim kemarau, namun pelaksanaan pangkasan jambul juga dapat dilakukan saat musim hujan salah satunya dengan memperhatikan anomali iklim yang sedang berlangsung. Seperti yang terjadi di Kebun Teh PPTK Gambung yang pada tahun sebelumnya menggunakanan pangkasan jambul, meski di musim hujan. Hal tersebut dipengaruhi oleh anomali iklim El Nino yang menyebabkan panas tetap terik meski di musim hujan sekalipun, sehingga pemangkasan jambul perlu dilakukan. Utami et al. (2011) mengemukakan bahwa El Nino merupakan fenomena naiknya suhu permukaan laut di timur dan tengah di kawasan tropis Samudera Pasifik, yang menyebabkan penurunan curah hujan. Berbeda dengan tahun ini dimana berlangsung anomali iklim La Nina menyebabkan hampir setiap hari hujan, sehingga pangkasan jambul tidak wajib dilaksanakan sebab kelembaban cukup tinggi. Menurut Athoilah et al. (2017),  La Nina merupakan penurunan suhu muka laut di kawasan timur equator di Lautan Pasifik, sehingga terjadi peningkatan jumlah curah hujan. Berdasarkan kedua hal tersebut, maka dapat diketahui bahwa pangkasan jambul tidak hanya dapat dilakukan saat musim kemarau, namun juga dapat pula dilaksanakan saat musim hujan dengan memperhatikan iklim dan kelembaban.

Oleh : Rosaluna & Muthia Syafika Haq

Referensi:

Anjarsari IRD, Hamdani JS, Suherman VZ, et al. 2018. Kadar pati akar dan sitokinin endogen pada tanaman teh menghasilkan sebagai dasar penentuan pemangkasan dan aplikasi zat pengatur tumbuh. J Kultivasi 17(2): 617-621.

Athoillah I, Sibarani RM, Doloksabiru DE. 2017. Analisis spasial El Nino kuat tahun 2015 dan La Nina lemah tahun 2016 (pengaruhnya terhadap kelembapan, angin dan curah hujan di Indonesia). J Sains dan Teknologi Modifikasi Cuaca 18(1): 33-41.

Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2005. Pemangkasan pada tanaman jeruk. Bogor: Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Pusat Penelitian Teh dan Kina. 2006. Petunjuk kultur teknis tanaman teh. Bandung: Pusat Penelitian Teh dan Kina.

Utami  AW, Jamhari, Hardyastuti S. 2011. El nino, la nina dan penawaran pangan di Jawa, Indonesia. J Ekonomi Pembangunan 12(2): 257-271.

 

 

 


Post Terkait

  • Rainfall Simulator Sebagai Pendugaan Laju Erosi Pada Perkebunan Teh Dengan Cara Yang Sederhana

    Tanggal : 13 Jul 2020 14:13:02 Wib

    Degradasi lahan di Indonesia umumnya disebabkan oleh erosi air hujan. Erosi dapat menjadi masalah serius bagi perkebunan teh, hal ini disebabkan karena jika laju erosi pada lahan perkebunan teh besar dapat menyebabkan hilangnya partikel-partikel tanah pada top soil dan menyebabkan terjadinya kehilangan unsur hara pada lapisan atas tanah yang disebabkan oleh pencucian yang berasal dari terjadinya erosi.


  • Masker Gel Peel-Off Ektrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis)

    Tanggal : 29 Jun 2020 11:13:04 Wib

    Teh (Camelia sinensis) merupakan bahan minuman dibuat dari pucuk muda daun teh yang telah mengalami proses pengolahan tertentu seperti pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis dan pengeringan. Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara dan Selatan, namun sekarang telah dikembangkan di seluruh dunia, di daerah tropis maupun subtropis. Teh bermanfaat memberi rasa segar, dapat memulihkan kesehatan badan. Khasiat yang dimiliki oleh minuman teh tersebut berasal dari kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam daun teh. Kandungan senyawa kimia dalam daun teh dapat digolongkan menjadi 4 kelompok besar yaitu golongan fenol, golongan bukan fenol, golongan aromatis dan enzim.


  • Pengaruh Ekstrak Teh Hijau terhadap Penurunan Berat Badan pada Remaja

    Tanggal : 29 May 2020 13:38:52 Wib

    Berat Badan adalah parameter antropometri yang sangat labil, berat badan berkembang mengikuti pertambahan umur. Sebaliknya dalam keadaan yang abnormal, terdapat dua kemungkinan perkembangan berat badan, yaitu dapat berkembang cepat atau lebih lambat dari keadaan normal. Berat badan harus selalu dimonitor agar memberikan informasi yang memungkinkan intervensi gizi yang preventif sedini mungkin guna mengatasi kecenderungan penurunan atau penambahan berat badan yang tidak dikehendaki seperti obesitas. Pada negara berkembang, prevalensi obesitas terus meningkat dan banyak terjadi pada masyarakat usia muda. Masalah kelebihan berat badan juga ditemukan lebih tinggi di antara kelompok usia


  • MANFAAT MINUM TEH SAAT BERBUKA PUASA DAN SAHUR

    Tanggal : 29 Apr 2020 10:00:00 Wib

    Salah satu ketakutan kebanyakan orang untuk mengkonsumsi teh saat berbuka puasa maupun sahur adalah teh bersifat diuretik. Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Dadan Rohdiana mengatakan teh mengandung senyawa alkaloid berupa kafein yang mempunyai efek diuretik, meningkatkan volume urin sehingga sering keluar masuk toilet. “Namun jangan khawatir, kafein yang ada dalam seduhan teh tidak sendirian. Kafein di dalam seduhan teh dibarengi juga dengan adanya flavonoid yang mempunyai segudang manfaat,” ujarnya, Selasa (28/4/2020).


  • Sehat dengan Minum Teh di Bulan Ramadan

    Tanggal : 28 Apr 2020 14:43:16 Wib

    Bandung - TemanBaik, terutama bagi kamu yang beragama Islam, lancar puasanya hari ini? Semoga lancar hingga berbuka nanti ya dan puasamu juga lancar dalam sebulan ke depan ya. Karena berhubungan dengan puasa, kita bahas salah satu minuman favorit saat berbuka yuk! Minuman itu adalah teh manis. Penyajiannya pun beragam, ada yang lebih suka minum dalam bentuk es teh, juga ada yang gemar teh hangat atau panas. Kamu suka yang mana nih TemanBaik? Tapi, mau kamu minum teh manis dalam bentuk panas atau dingin, sebenarnya khasiat dari teh akan tetap kamu dapatkan kok. Berbagai kandungan zat baik akan masuk ke dalam tubuh. Salah satunya, teh berfungsi sebagai antioksidan.